Badai pasti berlalu (kakak)


Mungkin aku tak sempurna
Aku akui ketidak sempurnaanku
Ku hanya wanita lemah
Yang butuh pegangan tangan darimu

Kehadiran dirimu
Bagaikan akar dari sebuah pohon
Yang sangat kuat untukku
Berpegangan tangan dan bersandar

Tapi tak selamanya
Ku harus bersandar padamu
Ku ingin berdiri tegak
Tanpa bantuan siapapun

Keberadaan dirimu kini
Cukup buatku kuat dan tegar
Mungkin ini saatnya kau pergi
Tuk jalani hidup masing-masing

Akar yang kuat untukku bersandar
Kini akar itu telah rapuh
Akar itu telah hilang kebersama badai
Ku yakin badai pasti berlalu

LETAK KEKUATAN..

Ada kekuatan di dalam cinta dan orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat karena, ia bisa mengalahkan keinginannya dan mementingkan diri sendiri

Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan dan orang yang tertawa gembira adalah orang yang kuat karena, ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan

Ada kekuatan di dalam kedamaian diri dan orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat karena, ia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah di ombang-ambing

Ada kekuatan di dalam kesabaran dan orang yang sabar adalah orang yang kuat karena, ia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa sakit

Ada kekuatan di dalam kemurahan dan Orang yang murah hati adalah orang yang kuat karena, ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik begi sesamanya

Ada kekuatan di dalamkebaikan dan orang yang baik adalah orang yang kuat karena, ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang

Ada kekuatan di balik kesetiaan dan orang yang setia adalah orang yang kuat karena, ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi dengan kesetiaan kepada allah dan sesama

Ada kekuatan di dalam kelema-lembutan dan orang yang lemah-lembut adalah orang yang kuat karena, ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam

Ada kekuatan di dalam penguasaan diri dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat karena, ia bisa mengendalikan segala nafsu duniawi

Disitulah semua letak-letak dimana kekuatan sejati berada da sadarlah bahwa kalian juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah kalian dimana pun juga seberat dan serumit apapun juga.

BADAI PASTI BERLALU


Mungkin aku tak sempurna
Aku akui ketidak sempurnaanku
Ku hanya wanita lemah
Yang butuh pegangan tangan darimu

Kehadiran dirimu
Bagaikan akar dari sebuah pohon
Yang sangat kuat untukku
Berpegangan tangan dan bersandar

Tapi tak selamanya
Ku harus bersandar padamu
Ku ingin berdiri tegak
Tanpa bantuan siapapun

Keberadaan dirimu kini
Cukup buatku kuat dan tegar
Mungkin ini saatnya kau pergi
Tuk jalani hidup masing-masing

Akar yang kuat untukku bersandar
Kini akar itu telah rapuh
Akar itu telah hilang kebersama badai
Ku yakin badai pasti berlalu

KAKAK DAN ADEK

Kak...
Ade pengen ka tau
De sayang kakak
De mengagumi kakak

De....
Ka pengen de tau
De adek kakak yang baik
De adek kakak yang ballwellz

Kak...
Adek pengen ka tau
Adek pengen kaya kakak
Kakak yang pintar

Dee..
Jalani kisah adek
Walau tanpa kakak
Tak usah de pedulikan kakak

Kak...
Adek gk bisa jauh
De pengen sama ka terus
De gak mau pisah kakak

Adekk...
Kakak hanya pelabuhan
Rapuh adek ini dan bila
Esok adek terluka lagi
Kembali lagi pada kakak

Kak...
Ade pengen ka tau
De nyaman deket kakak
De takut kehilangan kakak
De sayang kakak terus

Adek kakak..
Bila adek terluka, kembali
Pada kak karna ka pasti
Menjaga adek meski
Hati de tak pernah untuk ka

Kakak adek...
Kenapa ka dulu bilang
Kalau ka sayang sama adek
Sedangkan kini
Ka berusaha tuk tinggalkan adek

Adek yang baik..
Maafkan kakak inih
Ka hidup disini sendiri
Di antara belantara
Kejamnya cinta dan realita
Tapi kakak sadar
Tak mungkin ka terus begini
Kak ingin memiliki kehidupan
Seperti yang slama ini
Kakak inginkan...

Kakak..
Kalau kepergian kakak
Dalam hidup adek
Dapat buat ka bahagia
Dapatkan kehidupan yang
Slama ini kak inginkan
Maka de iklas lepaskan ka
Meski dengan tangisan air mata

Pergilah kakak
Adek menyayangi kakak
Seperti kakak menyayangi adek
Pergilah  jangan hiraukan de
Dan jangan pernah anggap lagi
Kakak sebagai pelabuhan rapuh adek
Karna kakak adalah kakak kesayangan adek

DIARI UNTUK RIN


Cerita ini dimulai dari adik ku yang bernama Rin. Suatu hari Rin mengalami kecelakaan yang menyebabkan ia koma untuk waktu yang lama. Hari itu, hari kedua setelah Rin mengalami kecelakaan., seorang pria seumuran Rin datang menjenguk Rin. Dari parasnya sudah bisa kutebak kalau namanya adalah Shinichi, pria yang sering Rin ceritakan kepadaku.
“Anu.. nama kamu Shinichi kan ?” tanyaku padanya.
“Ya.. Mengapa kakak bisa tahu namaku ?” Tanyanya heran.
“Rin sering menceritakan tentang kamu, apakah kamu kekasih Rin?”

Setelah diam sejenak ia menjawab “Bukan.. Aku sahabatnya. Jujur aku mempunyai perasaan lebih pada Rin. Tapi, sampai ia koma sekarangpun aku belum menyatakan kepadanya” Ucapnya sambil menatap kea rah Rin yang terbaring koma.
“Kakak rasa Rin juga mempunyai perasaan yang sama kepadamu Shinichi”
“Maksud kakak ?”
“Sebaiknya kamu membaca diary yang Rin tulis ini” Ucapku sambil menyodorkan diary itu padanya.

Sejenak aku melihat Shinichi yang membaca diary tersebut terlihat sedih. Terang saja, soalnya aku tahu, diari itu berisi tentang perasaan Rin pada Shinichi selama ini.

Sejak saat itu, Shinichi selalu datang menjenguk Rin yang koma setiap hari. Sampai-sampai terkadang aku melihat dia mengerjakan tugas sekolah di ruangan Rin. Sering kuintip dari sisi pintu, Shinichi memegang tangan Rin sambil berbicara sendiri entah dengan siapa, tapi aku biarkan saja karena aku tahu Shinichi seperti itu untuk menghibur dirinya sendiri dengan cara menganggap Rin telah sadar dari komanya.

Setelah tiga bulan, akhirnya Rin sadar dari komanya. Tidak seperti biasanya, pada hari dimana Rin sadar Shinichi malah tidak datang. Padahal Shinichi tidak pernah absent mengunjungi Rin sejak hari pertama ia datang menjenguk Rin. Setelah kondisi Rin membaik, aku mulai menceritakan tentang apa yang terjadi selama tiga bulan Rin koma, termasuk perasaan dan tingkah Shinichi selama itu. Aku senang melihat Rin mulai tersenyum ketika aku menceritakan tentang Shinichi.
“Kakak tahu..? Dalam kondisi enggak sadar aku selalu merasakan Shinichi disisiku. Kami mengobrol bersama dan ia selalu mendukung agar aku cepat sembuh” Ucap Rin padaku.
“Yahh mungkin saja apa yang dilakukan Shinichi selama ini telah membantu Rin agar sadar dari komanya” pikirku.
“Kata kakak Shinichi selalu datang setiap hari, tapi mengapa aku tidak melihat dia sama sekali hari ini..?” Tanya Rin heran.
“Kakak juga enggak tahu, mungkin Shinichi ada keperluan yang enggak bisa dia tinggal. Kamu bersabar saja yahh” Jawabku. Sebenarnya aku juga merasakan ada hal yang aneh yang terjadi hari itu.

Beberapa hari telah berlalu, Rin sudah terlihat cukup sehat dan bisa berjalan. Tetapi ia terlihat sangat sedih dan kecewa karena Shinichi tidak datang sama sekali semenjak Rin sadar dari komanya. Akhinya siang itu aku memutuskan untuk mengajak Rin kerumah Shinichi untuk menemui Shinichi. Dirumahnya kami melihat seorang ibu yang terlihat sedang menangis. Dengan memberanikan diri kami menanyainya :
“Permisi.. apakah ini rumah Shinichi bu ?” tanyaku pada ibu itu.

Tetapi bukannya menjawab ibu itu malah semakin menangis dan tak berapa lama kemudian seorang perempuan keluar dan mengajak kami agag sedikit menjauh dari ibu itu.
“Kamu Rin kan ..?” Tanya perempuan itu pada Rin.
“Ya kak, Shinichi mana ? kenapa aku enggak melihatnya ?”

Sejenak aku melihat perempuan itupun menangis dan masuk kembali kedalam rumah. Beberapa saat kemudian perempuan itu keluar kembali dan menyodorkan sebuah diari yang bertuliskan “Untuk Rin” Dihalaman depannya. Samar-samar disana aku melihat bercak merah, entah apakah itu aku juga belum tahu pada awalnya
“Beberapa hari yang lalu saat Shinichi pulang dari menjenguk Rin seperti biasanya. Shinichi mengalami kecelakaan yang menyebabkan pendarahan parah pada kepalanya. Tim medis tak dapat menolong banyak dan akhirnya Shinichi meninggal pada hari itu sambil memegang Diari ini.” Ucap perempuan itu yang membuat kami sangat kaget. Kontan saja Rin yang kala itu terdiam langsung menangis sambil berteriak nama Shinichi. Akupun yang tak kuasa melihat Rin ikut menangis karena tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir aku melihat Shinichi.

Dengan berbekal alamat dan denah dari perempuan tadi, kami mengunjungi makam Shinichi. Disana kami memanjatkan doa. Tetapi Rin yang kala itu masih bersedih sama sekali tidak bisa menahan rasa tangisnya. Di makam itu Rin kemudian membuaka diari yang ia dapatkan, di diari itu tertulis persaaan Shinichi selama tiga bulan Rin koma. Dan pada tulisan terakhir nya terdapat foto Shinchi dan Rin yang dibawahnya tertulis “Ya Allah, jika nanti aku telah tiada, tolong engkau jagalah ia untuku ya allah. Pertemukanlah ia dengan lelaki lain yang bisa membuatnya tersenyum dan mencintai serta menjaganya dengan ikhlas sama seperti yang aku lakukan selama ini. Tulisan itu dibuat beberapa hari yang lalu, tepatnya hari dimana hari terkahir Shinchi datang mengunjungi Rin dan hari dimana ia meninggalkan kami semua

SAHABAT TERBAIKKU


Sahabat ...
di saat kita nikmati kebersamaan banyak hal yang terlewat kan begitu saja
keceriaan, canda dan tawa semuanya mengalir begitu saja 
waktu yang tersisah seolah tak mampu menampung nya dan waktu yang sangatlah singkat membuat ku teringat kepada mu sahabat ..

Semua kenangan - kenangan itu tak terasa ,pergi meninggalkan segala kegembiraan 
serta canda dan tawa mu satu persatu hilang sekejap mata 
ada beribu senyum saat terlintas memory yang dulu kala 

Sahabat ...
semua yang pernah kita jalani hari demi hari , waktu demi waktu telah kita lalui semuanya.

Banyak hal yg pernah terjadi karena itulah jalan hidup yang kita miliki 
kadang benci, kesal ,dan kecewa serta rasa senang dan sayang 
sungguh luar biasa , apa yang telah kita lalui bersama ..

Ya Tuhan ...
jagalah dan lindungilah
sahabat-sahabat ku 
karena mereka adalah sahabat terbaiku selamanya 

BAHASA LANGIT

Gumpalan awan di langit biru
Bercerita kisah kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita

Warna pelangi di langit biru
Hanya jadi saksi bisu
Saksi kisah perjalananku denganmu
Saat perbedaan jadi keindahan

Langit pun berbahasa
Dan bersenandung ria
Lantunkan lagu rindu antara engkau dan aku
Oh Sahabat…

Langit pun berbahasa
Tanda bersuka cita
Sambut esok dimana kita kan slalu bersama
Selamanya…

Dan dengarlah, dengarlah slalu
Itulah semua tentang kita, 
cerita bahasa langit…